Monday, August 15, 2016
Pantangan Jantung
*_Jantung paling pantangannya apa ?_*
Anda mungkin blm tau, setelah membaca tulisan ini akan kaget !
Jantung paling pantangannya adalah : *Semua makanan dan minuman yg besifat dingin(ES).*
Komentar yg lain memberi tau kita, jangan minum air ES, jangan makan makanan dingin(ES) yg keluar dari kulkas, lebih baik makan makanan yg hangat/panas jika kita pengen sehat, panjang umur.
*MUSUH UTAMA jantung itu apa?*
Adakah kebiasaan saat makan nasi atau setelah makan nasi minum - minuman dingin (ES)?
Sangat segar, sangat enak, apalagi sambil mengelap keringat saat melahap makanan.
Saat panas, sambil minum2an yg dingin, benar² sangat enak rasanya.
Jika punya kebiasaan spt itu silakan lihat penjelasan di bawah ini:
*Penakluk utama jantung adalah sehabis makan, TIDAK BOLEH minum - minuman dan makanan yg dingin(ES), ini adalah petunjuk dari dokter ahli jantung di berbagai belahan dunia !*
*Penjelasannya:*
Minum segelas minuman dingin (ES) setelah makan memang sangat nyaman, namun air dingin (ES)bisa membeku(menggumpal)kan minyak/lemak makanan yg barusan ditelan dalam perut,
bahkan bisa menyebabkan pencernaan dalam lambung menjadi lamban.
Begitu gumpalan (pembekuan) makanan yg mirip lumpur itu bertemu asam lambung, maka akan terurai dgn cepat dan diserap oleh usus, dan dia akan menempel di dinding usus.
Berselang tidak lama kemudian akan berubah menjadi lemak, yg jika setiap harinya terus menerus seperti ini ,maka lama kelamaan akan dapat menyebabkan penyakit, bahkan penyebab tumor/kanker.
makanya setelah makan sebaiknya minum air hangat saja atau yg tidak dingin.
*Mohon perhatikan gejala² serangan jantung :*
Tidak semua gejala serangan jantung itu akan sakit di lengan kiri, tp kita harus waspada jika terjadi sakit di Tengkuk.
Saat serangan jantung terjadi, tidak pasti akan sakit di ulu hati, tetapi pada umumnya merasa mual, dan keringat dingin bercucuran itulah gejala umum terjadi serangan jantung.
Ada 60% serangan jantung terjadi saat sedang tidur, sehingga penderita saat tidur tidak bangun² lagi.
Sakit di bagian tengkuk sering menyebabkan terbangun dari tidur nyenyak.
Makanya harus hati², semakin banyak kita ketahui ini, maka kesempatan hidup lebih baik , lebih sehat dan panjang umur akan semakin besar.
Seorang dokter ahli jantung menghimbau, jika setiap orang yg telah membaca berita ini ,diharapkan dapat mengirim ke teman², sanak saudaranya.
Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat & dapat menolong kita.
8 kelelahan yang disukai Allah SWT dan RasulNya
Alhamdulillah, sudah hari senin lagi..
Tak terasa seminggu berlalu, .
Semoga segala aktifitas kita berbuah amal kebaikan, karena setiap berlalunya waktu akan dimintai pertanggungjawaban atas amal apa yang telah kita lakukan..?
Renungan akhir pekan, semoga semangat menanti aktifitas berikutnya:
LELAH yg disukai Allah...
Ada 8 kelelahan yang disukai Allah SWT dan RasulNya :
1. Lelah dalam berjihad di jalan-Nya
(QS. 9:111)
2. Lelah dalam berda'wah/mengajak kepada kebaikan (QS.41:33)
3. Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh (QS.29:69)
4. Lelah mengandung, melahirkan, menyusui. merawat dan mendidik putra/putri amanah Ilahi (QS. 31:14)
5. Lelah dalam mencari nafkah halal
(QS. 62:10)
6. Lelah mengurus keluarga
(QS. 66:6)
7. Lelah dalam belajar/menuntut ilmu
(QS. 3:79)
8. Lelah dalam kesusahan, kekurangan dan sakit
(QS.2:155)
Semoga kelelahan dan kepayahan yang kita rasakan menjadi bagian yang disukai Allah dan RasulNya. Aamiin yaa Rabbal-'aalamiin
Lelah itu nikmat.
Bagaimana mungkin? Logikanya bagaimana? Jika anda seorang ayah, yang seharian bekerja keras mencari nafkah sehingga pulang ke rumah dalam kelelahan yang sangat. Itu adalah nikmat Allah swt yang luar biasa, karena banyak orang yang saat ini menganggur dan bingung mencari kerja.
Jika anda seorang istri yang selalu kelelahan dengan tugas rumah tangga dan tugas melayani suami yang tidak pernah habis. Sungguh itu nikmat luar biasa, karena betapa banyak wanita sedang menanti-nanti untuk menjadi seorang istri, namun jodoh tak kunjung hadir.
Jika kita orang tua yang sangat lelah tiap hari, karena merawat dan mendidik anak-anak, sungguh itu nikmat yang luar biasa. Karena betapa banyak pasangan yang sedang menanti hadirnya buah hati, sementara Allah swt belum berkenan memberi amanah.
Lelah dalam Mencari Nafkah
Suatu ketika Nabi saw dan para sahabat melihat ada seorang laki-laki yang sangat rajin dan ulet dalam bekerja, seorang sahabat berkomentar: “Wahai Rasulullah, andai saja keuletannya itu dipergunakannya di jalan Allah.”
Rasulullah saw menjawab: “Apabila dia keluar mencari rezeki karena anaknya yang masih kecil, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena kedua orang tuanya yang sudah renta, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena dirinya sendiri supaya terjaga harga dirinya, maka dia di jalan Allah. Apabila dia mencari rejeki karena riya’ dan kesombongan, maka dia di jalan setan.”
(Al-Mundziri, At-Targhîb wa At-Tarhîb).
Sungguh penghargaan yang luar biasa kepada siapa pun yang lelah bekerja mencari nafkah. Islam memandang bahwa usaha mencukupi kebutuhan hidup di dunia juga memiliki dimensi akhirat.
Bahkan secara khusus Rasulullah saw memberikan kabar gembira kepada siapa pun yang kelelahan dalam mencari rejeki. “Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan mencari rejeki pada siang harinya, maka pada malam itu ia diampuni dosanya oleh Allah swt.”
Subhanallah, tidak ada yang sia-sia bagi seorang muslim, kecuali di dalamnya selalu ada keutamaan.
Kelelahan dalam bekerja bisa mengantarkan meraih kebahagiaan dunia berupa harta, di sisi lain dia mendapatkan keutamaan akhirat dengan terhapusnya dosa-dosa. Syaratnya bekerja dan lelah. Bukankah ini bukti tak terbantahkan, bahwa kelelahan ternyata nikmat yang luar biasa?
Kelelahan Mendidik Anak
Di hari kiamat kelak, ada sepasang orangtua yang diberi dua pakaian (teramat indah) yang belum pernah dikenakan oleh penduduk bumi.
Keduanya bingung dan bertanya: ”Dengan amalan apa kami bisa memperoleh pakaian seperti ini?” Dikatakan kepada mereka: “Dengan (kesabaran)mu dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anakmu.”
Merawat dan mendidik anak untuk menjadi generasi shaleh/shalehah bukan urusan yang mudah. Betapa berat dan sangat melelahkan. Harta saja tidak cukup.
Betapa banyak orang-orang kaya yang anaknya “gagal” karena mereka sibuk mencari harta, namun abai terhadap pendidikan anak. Mereka mengira dengan uang segalanya bisa diwujudkan. Namun, uang dibuat tidak berdaya saat anak-anak telah menjadi pendurhaka.
Berbahagialah manusia yang selama ini merasakan kelelahan dan berhati-hatilah yang tidak mau berlelah-lelah. Segala sesuatu ada hitungannya di sisi Allah swt. Kebaikan yang besar mendapat keutamaan, kebaikan kecil tidak akan pernah terlupakan.
Rasulullah saw bersabda:
“Pahalamu sesuai dengan kadar lelahmu.”
Allah swt akan selalu menilai dan menghitung dengan teliti dan tepat atas semua prestasi hidup kita, sebagaimana firman-Nya:
“Dan bahwasanya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan kepadanya. Kemudian akan diberi bala ngsan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna”.
(QS. An-Najm: 39-41).
Mari kita mencari kelelahan di jalan Allah SWT.
Tak terasa seminggu berlalu, .
Semoga segala aktifitas kita berbuah amal kebaikan, karena setiap berlalunya waktu akan dimintai pertanggungjawaban atas amal apa yang telah kita lakukan..?
Renungan akhir pekan, semoga semangat menanti aktifitas berikutnya:
LELAH yg disukai Allah...
Ada 8 kelelahan yang disukai Allah SWT dan RasulNya :
1. Lelah dalam berjihad di jalan-Nya
(QS. 9:111)
2. Lelah dalam berda'wah/mengajak kepada kebaikan (QS.41:33)
3. Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh (QS.29:69)
4. Lelah mengandung, melahirkan, menyusui. merawat dan mendidik putra/putri amanah Ilahi (QS. 31:14)
5. Lelah dalam mencari nafkah halal
(QS. 62:10)
6. Lelah mengurus keluarga
(QS. 66:6)
7. Lelah dalam belajar/menuntut ilmu
(QS. 3:79)
8. Lelah dalam kesusahan, kekurangan dan sakit
(QS.2:155)
Semoga kelelahan dan kepayahan yang kita rasakan menjadi bagian yang disukai Allah dan RasulNya. Aamiin yaa Rabbal-'aalamiin
Lelah itu nikmat.
Bagaimana mungkin? Logikanya bagaimana? Jika anda seorang ayah, yang seharian bekerja keras mencari nafkah sehingga pulang ke rumah dalam kelelahan yang sangat. Itu adalah nikmat Allah swt yang luar biasa, karena banyak orang yang saat ini menganggur dan bingung mencari kerja.
Jika anda seorang istri yang selalu kelelahan dengan tugas rumah tangga dan tugas melayani suami yang tidak pernah habis. Sungguh itu nikmat luar biasa, karena betapa banyak wanita sedang menanti-nanti untuk menjadi seorang istri, namun jodoh tak kunjung hadir.
Jika kita orang tua yang sangat lelah tiap hari, karena merawat dan mendidik anak-anak, sungguh itu nikmat yang luar biasa. Karena betapa banyak pasangan yang sedang menanti hadirnya buah hati, sementara Allah swt belum berkenan memberi amanah.
Lelah dalam Mencari Nafkah
Suatu ketika Nabi saw dan para sahabat melihat ada seorang laki-laki yang sangat rajin dan ulet dalam bekerja, seorang sahabat berkomentar: “Wahai Rasulullah, andai saja keuletannya itu dipergunakannya di jalan Allah.”
Rasulullah saw menjawab: “Apabila dia keluar mencari rezeki karena anaknya yang masih kecil, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena kedua orang tuanya yang sudah renta, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena dirinya sendiri supaya terjaga harga dirinya, maka dia di jalan Allah. Apabila dia mencari rejeki karena riya’ dan kesombongan, maka dia di jalan setan.”
(Al-Mundziri, At-Targhîb wa At-Tarhîb).
Sungguh penghargaan yang luar biasa kepada siapa pun yang lelah bekerja mencari nafkah. Islam memandang bahwa usaha mencukupi kebutuhan hidup di dunia juga memiliki dimensi akhirat.
Bahkan secara khusus Rasulullah saw memberikan kabar gembira kepada siapa pun yang kelelahan dalam mencari rejeki. “Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan mencari rejeki pada siang harinya, maka pada malam itu ia diampuni dosanya oleh Allah swt.”
Subhanallah, tidak ada yang sia-sia bagi seorang muslim, kecuali di dalamnya selalu ada keutamaan.
Kelelahan dalam bekerja bisa mengantarkan meraih kebahagiaan dunia berupa harta, di sisi lain dia mendapatkan keutamaan akhirat dengan terhapusnya dosa-dosa. Syaratnya bekerja dan lelah. Bukankah ini bukti tak terbantahkan, bahwa kelelahan ternyata nikmat yang luar biasa?
Kelelahan Mendidik Anak
Di hari kiamat kelak, ada sepasang orangtua yang diberi dua pakaian (teramat indah) yang belum pernah dikenakan oleh penduduk bumi.
Keduanya bingung dan bertanya: ”Dengan amalan apa kami bisa memperoleh pakaian seperti ini?” Dikatakan kepada mereka: “Dengan (kesabaran)mu dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anakmu.”
Merawat dan mendidik anak untuk menjadi generasi shaleh/shalehah bukan urusan yang mudah. Betapa berat dan sangat melelahkan. Harta saja tidak cukup.
Betapa banyak orang-orang kaya yang anaknya “gagal” karena mereka sibuk mencari harta, namun abai terhadap pendidikan anak. Mereka mengira dengan uang segalanya bisa diwujudkan. Namun, uang dibuat tidak berdaya saat anak-anak telah menjadi pendurhaka.
Berbahagialah manusia yang selama ini merasakan kelelahan dan berhati-hatilah yang tidak mau berlelah-lelah. Segala sesuatu ada hitungannya di sisi Allah swt. Kebaikan yang besar mendapat keutamaan, kebaikan kecil tidak akan pernah terlupakan.
Rasulullah saw bersabda:
“Pahalamu sesuai dengan kadar lelahmu.”
Allah swt akan selalu menilai dan menghitung dengan teliti dan tepat atas semua prestasi hidup kita, sebagaimana firman-Nya:
“Dan bahwasanya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan kepadanya. Kemudian akan diberi bala ngsan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna”.
(QS. An-Najm: 39-41).
Mari kita mencari kelelahan di jalan Allah SWT.
SEUNTAI DO'A di Pagi hari
_Yaa Allah..._
_Yaa Rahman..._
_Yaa Rahim..._
_Bila hari ini masih menjadi bagian hidup kami..._
Berikanlah kemudahan dan kelancaran untuk menjalaninya...
_Bila kelopak mata kami masih dapat terbuka..._
Bimbinglah penglihatan kami untuk senantiasa melihat kebaikan dan kebenaran...
_Bila mulut kami masih diizinkan berucap..._
Tuntunlah agar senantiasa mengatakan kejujuran...
_Bila kaki kami masih diberi kemampuan untuk melangkah..._
Hantarkanlah ke tempat-2 yang menjadi ibadah kami...
_Bila tangan kami masih dapat digerakkan..._
Gerakkanlah untuk memberikan kebaikan bagi orang lain...
_Bila Matahari masih diperkenankan menyentuh raga ini..._
Sempurnakanlah cahaya-nya di pagi hari untuk menyehatkan tubuh kami...
_Bila udara masih menjadi bagian dari nafas kami..._
Lapangkanlah rongga dada ini untuk menghirupnya...
_Bila dari rezeki yang diturunkan di muka bumi ini masih ada bagian haq kami..._
Datangkanlah dalam jumlah yang banyak bagi kami, yang _halalan thoyiban_ dari segala arah...
Agar kami dapat memberi manfaat bagi orang lain yang membutuhkan...
_Yaa Allah..._
_Yaa Rabb..._
_Bila keluarga dan saudara-2ku disini masih diperkenankan mewarnai kehidupan kami..._
Jadikanlah mereka sebagai warna-warni yang penuh keindahan, penuh kasih sayang, rukun dan damai selalu...
_Angkat dan hilangkanlah segala penyakit keluarga dan saudara-2ku ini..._
Gantikanlah dgn kesehatan yang sempurna...
_Serta berikanlah sisa usia yang penuh manfaat dan barokah..._
_Yaa Allah..._
Dengan segala yang telah diperlihatkan pada kami untuk menjadikan ini semua sebagai pelajaran hidup kami...
_Karuniakanlah kepada kami, sejak hari ini sampai Kau utus malaikat-Mu untuk mengangkat ruh ini dari jasad kami..._
Dengan Limpahan Nikmat dan Kasih Sayang-Mu...
_Di akhir hayat kami,_ kami mohon karunia-Mu untuk _*husnul khatimah*..._
آمِيْنَ... آمِيْنَ... يَارَبَّ الْعَـــالَمِيْنَ...🙏
Monday, August 8, 2016
OBAT ASAM URAT AMPUH
Loh ko di blog saya ada pengobatan ? Inilah saya semua seputar agama saya share , lah ini kan bukan ilmu agama , kata siapa ini adalah salah satu pelajaran tentang agama yaitu tentang "Ilmu" nah ini adalah ilmu yang bermanfaat . Karena ini adalah ilmu yang bermanfaat saya share ke kalian para penikmat Blog , selamat membaca
Banyak Dari kita yang telah merasakan sakitnya asam urat diusia 40 thn ke atas, bahkan Pola makan & Pola hidup "modern" jaman sekarang membuat Derita Asam Urat dialami orang berusia 30 tahun-an.
_sebenarnya apa yang disebut Asam Urat?_
```Asam Urat adalah rasa sakit yang timbul akibat penumpukan zat PURIN di tubuh, yang tidak terbuang keluar Karena terhentinya pertumbuhan Manusia di usia 25 tahun-an```.
Purin sendiri adalah zat yang dikandung oleh makanan, yang berfungsi untuk mensyntesa Deoxyribose-Nucleic Acid (DNA) yang sangat bermanfaat untuk membangun tubuh dalam masa pertumbuhan.karena tidak terbuang, zat PURIN menumpuk di persendian, sehingga menimbulkan rasa sakit bahkan jika telah meradang (Gout) dapat merubah struktur tulang sendi, *sehingga banyak kita lihat penderita asam urat kronis ada yang jari, tangan atau kaki nya bengkok (deformitas).Lebih Bahaya lagi apabila asam urat menumpuk di Ginjal sehingga membentuk Batu Ginjal*
Seorang dikatakan mengalami Asam Urat apabila kadar PURIN ditubuhnya melewati ambang batas. _untuk wanita dewasa Antara 3,5-5,7 sedangkan pria dewasa Antara 3,5-7.kalau sudah 8,4 kecenderungan sudah mengalami Batu Ginjal_
```Di Masyarakat sudah beredar luas penggunaan obat Allopurinol atau obat kimia lainnya untuk menghambat Xantin Oksidase-enzim pensintesis asam Urat, namun efeknya tidak permanen sehingga penggunaan secara jangka panjang di khawatirkan menganggu fungsi Ginjal & tubuh secara keseluruhan.```
*Ternyata ada obat alami yang mudah didapat Dan murah harganya sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pencegah & pengobatan gejala asam urat.ia adalah KULIT MELINJO.*
"Bukankah buah Melinjo (Gnetum-Gnemon) adalah sumber Asam Urat?" Begitu Pasti yang ada dipikiran kita.
_ternyata penelitian yang dipimpin Prof.Dr.H Subandi MSI, Dari jurusan Kimia Univ.Negri Malang menyebutkan sebaliknya_
*Riset empiris membuktikan Ekstrak Ethanol kulit Melinjo Muda rebus 100 ppm menghambat & menghancurkan kinerja Xantin Oksidase-enzim pensintesis asam urat sama seperti cara kerja Allopurinol.namun memiliki daya hambat 54,55 %, diatas Allopurinol 10 ppm dengan daya hambat 27,28%* ```namun tidak memiliki efek membahayakan pada Ginjal.```
Hal ini dibuktikan penulis sendiri.setelah mengalami nyeri pada sendi tangan selama 3 bulan lebih, saya melakukan tes asam urat & hasil tes menunjukkan angka 7,7 ! Setelah 6 bulan mengkonsumsi Allopurinol & obat Herbal mahal lainnya tanpa hasil, seorang Praktisi kesehatan menyampaikan hal ini, setelah dicoba hasilnya Luar Biasa.
_2 Minggu mengkonsumsi Olahan kulit Melinjo (ditumis atau disayur) rasa sakit di sendi hilang & setelah di cek, kadar PURIN turun sampai 5,5, Dan seterusnya stabil.untuk maintenance penulis Biasa menyantap Olahan kulit Melinjo sebulan sekali_
_Teryata dibalik makanan berkadar PURIN tinggi (Melinjo), terdapat Zat Anti Asam Urat yang Luar Biasa._
*Silahkan Disebarkan ! Semoga bermanfaat bagi keluarga & kenalan yang menderita Asam Urat.*
"Barangsiapa dapat menunjukkan suatu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya." God Bless You all.
Banyak Dari kita yang telah merasakan sakitnya asam urat diusia 40 thn ke atas, bahkan Pola makan & Pola hidup "modern" jaman sekarang membuat Derita Asam Urat dialami orang berusia 30 tahun-an.
_sebenarnya apa yang disebut Asam Urat?_
```Asam Urat adalah rasa sakit yang timbul akibat penumpukan zat PURIN di tubuh, yang tidak terbuang keluar Karena terhentinya pertumbuhan Manusia di usia 25 tahun-an```.
Purin sendiri adalah zat yang dikandung oleh makanan, yang berfungsi untuk mensyntesa Deoxyribose-Nucleic Acid (DNA) yang sangat bermanfaat untuk membangun tubuh dalam masa pertumbuhan.karena tidak terbuang, zat PURIN menumpuk di persendian, sehingga menimbulkan rasa sakit bahkan jika telah meradang (Gout) dapat merubah struktur tulang sendi, *sehingga banyak kita lihat penderita asam urat kronis ada yang jari, tangan atau kaki nya bengkok (deformitas).Lebih Bahaya lagi apabila asam urat menumpuk di Ginjal sehingga membentuk Batu Ginjal*
Seorang dikatakan mengalami Asam Urat apabila kadar PURIN ditubuhnya melewati ambang batas. _untuk wanita dewasa Antara 3,5-5,7 sedangkan pria dewasa Antara 3,5-7.kalau sudah 8,4 kecenderungan sudah mengalami Batu Ginjal_
```Di Masyarakat sudah beredar luas penggunaan obat Allopurinol atau obat kimia lainnya untuk menghambat Xantin Oksidase-enzim pensintesis asam Urat, namun efeknya tidak permanen sehingga penggunaan secara jangka panjang di khawatirkan menganggu fungsi Ginjal & tubuh secara keseluruhan.```
*Ternyata ada obat alami yang mudah didapat Dan murah harganya sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pencegah & pengobatan gejala asam urat.ia adalah KULIT MELINJO.*
"Bukankah buah Melinjo (Gnetum-Gnemon) adalah sumber Asam Urat?" Begitu Pasti yang ada dipikiran kita.
_ternyata penelitian yang dipimpin Prof.Dr.H Subandi MSI, Dari jurusan Kimia Univ.Negri Malang menyebutkan sebaliknya_
*Riset empiris membuktikan Ekstrak Ethanol kulit Melinjo Muda rebus 100 ppm menghambat & menghancurkan kinerja Xantin Oksidase-enzim pensintesis asam urat sama seperti cara kerja Allopurinol.namun memiliki daya hambat 54,55 %, diatas Allopurinol 10 ppm dengan daya hambat 27,28%* ```namun tidak memiliki efek membahayakan pada Ginjal.```
Hal ini dibuktikan penulis sendiri.setelah mengalami nyeri pada sendi tangan selama 3 bulan lebih, saya melakukan tes asam urat & hasil tes menunjukkan angka 7,7 ! Setelah 6 bulan mengkonsumsi Allopurinol & obat Herbal mahal lainnya tanpa hasil, seorang Praktisi kesehatan menyampaikan hal ini, setelah dicoba hasilnya Luar Biasa.
_2 Minggu mengkonsumsi Olahan kulit Melinjo (ditumis atau disayur) rasa sakit di sendi hilang & setelah di cek, kadar PURIN turun sampai 5,5, Dan seterusnya stabil.untuk maintenance penulis Biasa menyantap Olahan kulit Melinjo sebulan sekali_
_Teryata dibalik makanan berkadar PURIN tinggi (Melinjo), terdapat Zat Anti Asam Urat yang Luar Biasa._
*Silahkan Disebarkan ! Semoga bermanfaat bagi keluarga & kenalan yang menderita Asam Urat.*
"Barangsiapa dapat menunjukkan suatu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya." God Bless You all.
Suami Isteri di Usia senja
Disebuah rumah sederhana yg asri, tinggallah sepasang suami istri yg sudah memasuki usia senja.
Pasangan ini dikaruniai dua orang anak yg telah dewasa dan memiliki kehidupan sendiri yg mapan.
Sang suami merupakan seorang pensiunan sedangkan istrinya seorang ibu rumah tangga.
Suami istri ini lebih memilih utk tetap tinggal dirumah, mereka menolak ketika putra-putri mereka menawarkan utk ikut pindah bersama mereka.
Jadilah mereka, sepasang suami istri yg hampir renta itu menghabiskan waktu mereka yg tersisa dirumah yg telah menjadi saksi berjuta peristiwa dlm keluarga itu.
Suatu senja ba’da Isya disebuah masjid tak jauh dari rumah mereka, sang istri tidak menemukan sandal yg dikenakannya ke masjid tadi.
Saat sibuk mencari, suaminya datang menghampiri seraya bertanya mesra : _“Kenapa Bu?”_
Istrinya menoleh sambil menjawab _“Sandal Ibu tidak ketemu Pak”._
_“Ya sudah pakai ini saja”_ kata suaminya sambil menyodorkan sandal yg dipakainya.
Walau agak ragu sang istri tetap memakai sandal itu dg berat hati.
Menuruti perkataan suaminya adalah kebiasaan nya.Jarang sekali ia membantah apa yg dikatakan oleh sang suami.
Mengerti kegundahan istrinya, sang suami mengeratkan genggaman pada tangan istrinya.
*_"Bagaimanapun usahaku utk berterima kasih pada kaki istriku yg telah menopang hidupku selama puluhan tahun itu, takkan pernah setimpal terhadap apa yg telah dilakukannya"._*
•》Kaki yg selalu berlari kecil membukakan pintu untukku saat aku pulang kerja,
•》Kaki yg telah mengantar anak2ku ke sekolah tanpa kenal lelah, serta kaki yg menyusuri berbagai tempat mencari berbagai kebutuhanku dan anak2ku”.
Sang istri memandang suaminya sambil tersenyum dg tulus dan merekapun mengarah kan langkah menuju rumah tempat bahagia bersama …
Karena usia yg telah lanjut dan penyakit diabetes yg dideritanya, sang istri mulai mangalami gangguan penglihatan.
Saat ia kesulitan merapikan kukunya, sang suami dg lembut mengambil gunting kuku dari tangan istrinya.
Jari2 yg mulai keriput itu dlm genggamannya mulai dirapikan dan setelah selesai sang suami mencium jari2 itu dg lembut dan bergumam :
_"Terima kasih ya Bu ”._
_“Tidak, Ibu yg seharusnya berterima kasih sama Bapak, telah membantu memotong kuku Ibu”_ tukas sang istri tersipu malu.
_“Terimakasih untuk semua pekerjaan luar biasa yg belum tentu sanggup aku lakukan._
_Aku takjub betapa luar biasanya Ibu. Aku tahu semua takkan terbalas sampai kapanpun”_ kata suaminya tulus.
Dua titik bening menggantung disudut mata sang istri ...
_"Bapak kok bicara begitu?_
_Ibu senang atas semuanya Pak, apa yg telah kita lalui bersama adalah sesuatu yg luar biasa._
_Ibu selalu bersyukur atas semua yg dilimpah kan pada keluarga kita, baik ataupun buruk._
_Semuanya dapat kita hadapi bersama.”_
● Hari Jum’at yg cerah setelah beberapa hari hujan.
Siang itu sang suami bersiap hendak menunai-kan ibadah Shalat Jum’at. Setelah berpamitan pada sang istri, ia menoleh sekali lagi pd sang istri menatap tepat pada matanya sebelum akhirnya melangkah pergi.
Tak ada tanda yg tak biasa dimata dan perasaan sang istri hingga saat beberapa orang mengetuk pintu membawa kabar yg tak pernah diduganya.
Ternyata siang itu sang suami tercinta telah menyelesaikan perjalanan-nya di dunia.
Ia telah pulang menghadap Sang Penciptanya ketika sedang menjalankan ibadah Shalat Jum’at, tepatnya saat duduk membaca Tasyahud Akhir.
Masih dalam posisi duduk sempurna dg telunjuk ke arah Kiblat, ia menghadap Yang Maha Kuasa.
*"Innaa Lillaahi Wainnaa ilaihi Rooji'uun"*
*_“Subhanallah ... sungguh akhir perjalanan hidup yg indah”_* demikian gumam para jama’ah setelah menyadari ternyata dia telah tiada di akhir shalat Jum'at....
Sang istri terbayang tatapan terakhir suaminya saat mau berangkat ke masjid.
Terselip tanya dlm hatinya, mungkinkah itu sebagai tanda perpisahan pengganti ucapan *_"Selamat Tinggal"..._*
Ataukah suaminya khawatir meninggalkannya sendiri didunia ini. Ada gundah menggelayut dihati sang istri, walau masih ada anak2 yg akan mengurusnya
Tapi kehilcangan suami yg telah didampingi-nya selama puluhan tahun cukup membuatnya terguncang. Namun ia tidak mengurangi sedikit pun keikhlasan dihatinya yg bisa menghambat perjalanan sang suami menghadap Sang Khalik.
Dalam do’a dia selalu memohon kekuatan agar dapat bertahan dan juga memohon agar suaminya ditempatkan pada tempat yg layak.
Tak lama setelah kepergian suaminya, sang istri bermimpi bertemu dg suaminya.
Dengan wajah yg cerah sang suami menghampiri istrinya dan menyisir rambut sang istri dg lembut.
_“Apa yg Bapak lakukan?’_ tanya istrinya senang bercampur bingung.
_“Ibu harus kelihatan cantik, kita akan melakukan perjalanan panjang._
•| Bapak tidak bisa tanpa Ibu, bahkan setelah kehidupan didunia ini berakhir sekalipun.
•| Bapak selalu butuh Ibu.
•| Saat disuruh memilih pendamping, Bapak bingung, kemudian bilang pendampingnya tertinggal, Bapakpun mohon izin untuk menjemput Ibu.”
Istrinya menangis sebelum akhirnya berkata:
_“Ibu ikhlas Bapak pergi, tapi Ibu juga tidak bisa bohong kalau Ibu takut sekali tinggal sendirian ..._
Kalau ada kesempatan mendampingi Bapak sekali lagi dan untuk selamanya tentu saja tidak akan Ibu sia2kan."
Sang istri mengakhiri tangisannya dan menggantinya dg senyuman.
●》Senyuman indah dlm tidur panjang selamanya ….
هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ
*"Istri mu itu adalah 'Bajumu' dan Suami itu adalah 'Bajumu' pula"*
QS Al-Baqarah : 187
Semoga bisa mempererat cinta kasih yg sejati "Amiin
Subscribe to:
Posts (Atom)